Saturday, 4 October 2014

Bahasa Mata

Bahasa Mata
Mata bisa bicara adalah hanya istilah yang biasa dipakai orang untuk dipakai sebagai pengganti kata "jujur".  Namun ternyata ungkapan ini bukan hanya istilah, karena baru-baru ini ilmuwan dijepang telah menemukan fakta ilmiah tentang hal itu.  Profesor Tomonaga dan tim dari penelitian primata Universitas Kyoto, demi menyelidiki perubah-an ukuran pupil apakah gerakannya bersamaan, mereka mempekerjakan 18 mahasiswa dan delapan ekor simpanse mengikuti uji coba.



Tomonaga mengatakan, "Dengan menyelaraskan perubahan pupil 'pendamping' secara konsisten, Anda akan dapat lebih mudah memahami emosi atau temperamen masing-masing, hal ini kemungkinan menjadi pelumas dalam berkomunikasi. Ini menunjukkan memang benar bahwa mata dapat berbicara."

1. Mata tersenyum

Psikolog menemukan bahwa sebuah senyum yang tulus dimulai dari mata. Ketika orang bersukaria dengan tulus, kulit pada sudut mata akan berkerut. Jika aktivitas pihak lawan hanya sebatas menggerakkan bibir, maka hanyalah tersenyum sopan.

2. Mata terbuka lebar


Mata terbelalak mengandung berbagai arti yang berbeda, pada dasarnya tergantung karakteristik dari bagian lain dari wajah: bersamaan dengan mata terbelalak, alis terangkat tinggi dan pipi cekung, mungkin menunjukkan rasa takut; ketika mata terbelalak, sementara itu alis terangkat dan senyum di kulum, mengungkapkan kebahagiaannya dan merasa tertarik; setelah mata terbelalak dengan cepat lalu kembali normal, menandakan terkejut.

3. Ukuran pupil

Orang dapat mengontrol ekspresi wajah mereka, tetapi tidak dapat mengendalikan pupil, ia dapat memberitahu orang lain kegemaran Anda. Penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda melihat orang atau benda favorit Anda, pupil akan membesar; ketika melihat orang-orang dan hal-hal yang tidak disukai, maka pupil akan mengecil.

Joe Navarro, mantan petugas kontra intelijen FBI dan pakar bahasa tubuh mengatakan: "Ketika kita merasa gugup, pupil akan mengecil. Itu merupakan fenomena fisiologis yang hanya dimiliki manusia."

4. Tutup mata Anda

Mata tertutup untuk waktu yang lama, menutup mata dan membiarkan kelopak mata terkulai ialah secara tidak sadar mencoba untuk menghentikan sesuatu yang tidak ingin didengar. Misalnya, Anda ingin meminta seorang teman untuk membantu, dia sambil mengusap matanya sambil menjawab "tidak ada masalah", itu justru menunjukkan bahwa dia keberatan dengan permintaan Anda.

5. Mata lesu


Ketika Anda berpidato mene-mukan mata penonton terlihat lesu, mereka sangat mungkin berada dalam kondisi kehilangan semangat, itu menandakan bahwa mereka merasa bosan. Jika situasi ini terjadi ketika kencan dengan lawan jenis, itu menunjukkan dengan jelas bahwa Anda tidak ada kesempatan lagi.

6. Berkedip dengan cepat

Psikolog dan ahli bahasa tubuh mencatat bahwa ketika seseorang

berbohong atau berada di bawah tekanan, maka kecepatan berkedip akan sangat cepat.

7. Menyipitkan mata

Menyipitkan mata berarti kecemasan, stres, penilaian atau amarah. Jika setelah Anda mengatakan sesuatu dan mendapatkan ekspresi menyipitkan mata, mungkin berarti bahwa orang tersebut merasa curiga apa yang Anda katakan, tidak setuju dengan pendapat Anda atau tidak sepenuhnya memahami maknanya.

No comments: