Bahasa Mata
Mata bisa bicara adalah hanya istilah yang biasa dipakai orang untuk dipakai sebagai pengganti kata "jujur". Namun ternyata ungkapan ini bukan hanya istilah, karena baru-baru ini ilmuwan dijepang telah menemukan fakta ilmiah tentang hal itu. Profesor Tomonaga dan tim dari penelitian primata Universitas Kyoto,
demi menyelidiki perubah-an ukuran pupil apakah gerakannya bersamaan,
mereka mempekerjakan 18 mahasiswa dan delapan ekor simpanse mengikuti
uji coba.
Tomonaga mengatakan, "Dengan menyelaraskan perubahan pupil 'pendamping'
secara konsisten, Anda akan dapat lebih mudah memahami emosi atau
temperamen masing-masing, hal ini kemungkinan menjadi pelumas dalam
berkomunikasi. Ini menunjukkan memang benar bahwa mata dapat berbicara."
1. Mata tersenyum
Psikolog menemukan bahwa sebuah senyum yang tulus dimulai dari mata.
Ketika orang bersukaria dengan tulus, kulit pada sudut mata akan
berkerut. Jika aktivitas pihak lawan hanya sebatas menggerakkan bibir,
maka hanyalah tersenyum sopan.
2. Mata terbuka lebar
Mata terbelalak mengandung berbagai arti yang berbeda, pada dasarnya
tergantung karakteristik dari bagian lain dari wajah: bersamaan dengan
mata terbelalak, alis terangkat tinggi dan pipi cekung, mungkin
menunjukkan rasa takut; ketika mata terbelalak, sementara itu alis
terangkat dan senyum di kulum, mengungkapkan kebahagiaannya dan merasa
tertarik; setelah mata terbelalak dengan cepat lalu kembali normal,
menandakan terkejut.
3. Ukuran pupil
Orang dapat mengontrol ekspresi wajah mereka, tetapi tidak dapat
mengendalikan pupil, ia dapat memberitahu orang lain kegemaran Anda.
Penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda melihat orang atau benda
favorit Anda, pupil akan membesar; ketika melihat orang-orang dan
hal-hal yang tidak disukai, maka pupil akan mengecil.
Joe Navarro, mantan petugas kontra intelijen FBI dan pakar bahasa tubuh
mengatakan: "Ketika kita merasa gugup, pupil akan mengecil. Itu
merupakan fenomena fisiologis yang hanya dimiliki manusia."
4. Tutup mata Anda
Mata tertutup untuk waktu yang lama, menutup mata dan membiarkan kelopak
mata terkulai ialah secara tidak sadar mencoba untuk menghentikan
sesuatu yang tidak ingin didengar. Misalnya, Anda ingin meminta seorang
teman untuk membantu, dia sambil mengusap matanya sambil menjawab "tidak
ada masalah", itu justru menunjukkan bahwa dia keberatan dengan
permintaan Anda.
5. Mata lesu
Ketika Anda berpidato mene-mukan mata penonton terlihat lesu, mereka
sangat mungkin berada dalam kondisi kehilangan semangat, itu menandakan
bahwa mereka merasa bosan. Jika situasi ini terjadi ketika kencan dengan
lawan jenis, itu menunjukkan dengan jelas bahwa Anda tidak ada
kesempatan lagi.
6. Berkedip dengan cepat
Psikolog dan ahli bahasa tubuh mencatat bahwa ketika seseorang
berbohong atau berada di bawah tekanan, maka kecepatan berkedip akan sangat cepat.
7. Menyipitkan mata
Menyipitkan mata berarti kecemasan, stres, penilaian atau amarah. Jika
setelah Anda mengatakan sesuatu dan mendapatkan ekspresi menyipitkan
mata, mungkin berarti bahwa orang tersebut merasa curiga apa yang Anda
katakan, tidak setuju dengan pendapat Anda atau tidak sepenuhnya
memahami maknanya.
No comments:
Post a Comment